ANALISIS DATA TERBARU: UPDATE BENCANA BANJIR & LONGSOR SUMATRA 2025
Laporan Statistik Komprehensif Dampak Bencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat
Laporan Situasi Terkini: Berdasarkan pembaruan data real-time dari Dashboard BNPB, pulau Sumatra sedang menghadapi eskalasi dampak bencana hidrometeorologi. Data statistik terbaru memperlihatkan rincian korban yang signifikan di tiga provinsi utama: Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Sebagai akademisi pendidikan matematika, analisis data ini krusial untuk memetakan prioritas penanganan.
Secara akumulatif, total korban jiwa telah mencapai 836 jiwa. Namun, data terbaru mengungkap tingginya angka korban hilang dan terluka yang memerlukan perhatian medis segera.
1. Statistik Komparatif Korban Jiwa (Meninggal, Hilang, Luka)
Data terpilah menunjukkan bahwa setiap provinsi menanggung beban dampak yang berbeda. Aceh mencatat jumlah korban luka tertinggi, mencapai 1.900 orang, sementara Sumatera Barat memiliki rasio korban hilang yang cukup tinggi (212 jiwa).
Berikut adalah perbandingan multidimensi korban bencana antar provinsi:
Total beban penanganan korban
di suatu wilayah dapat dimodelkan sebagai penjumlahan dari seluruh kategori korban. Rumus umumnya adalah:
Untuk Provinsi Aceh, perhitungannya adalah:
Angka ini menunjukkan beban medis yang sangat besar di Aceh dibandingkan provinsi lainnya.
2. Matriks Detail Kerusakan Infrastruktur per Provinsi
Pembaruan data menunjukkan distribusi kerusakan fasilitas publik yang sangat spesifik. Sumatera Barat mengalami kerusakan fasilitas pendidikan terbesar (197 unit), sedangkan Aceh mengalami kelumpuhan akses terparah dengan 204 jembatan rusak.
| Jenis Fasilitas | Aceh | Sumatera Utara | Sumatera Barat |
|---|---|---|---|
| Fasilitas Pendidikan | 75 | 54 | 197 |
| Jembatan | 204 | 27 | 64 |
| Rumah Ibadah | 48 | 19 | 118 |
| Fasilitas Kesehatan | 0 | 1 | 24 |
| Gedung/Kantor | 99 | 0 | 16 |
3. Analisis Kerusakan Pemukiman
Selain fasilitas umum, sektor perumahan juga terpukul berat. Distribusi kerusakan rumah ini memiliki pola yang berbeda dengan angka kematian. Visualisasi proporsi kerusakan rumah menunjukkan dominasi dampak di provinsi Aceh yang mencapai lebih dari 50% total kerusakan di tiga provinsi ini.
"Data ini bukan sekadar angka mati. Setiap digit dalam tabel mewakili sekolah tempat anak-anak belajar yang hancur, yang berpotensi menyebabkan learning loss, serta masjid tempat warga beribadah yang kini tak bisa digunakan."

