Deret Geometri Tak Hingga
Panduan Lengkap: Konsep, Rumus, dan Aplikasi dalam Matematika
Bayangkan Anda memotong selembar kertas menjadi dua bagian, lalu memotong salah satu bagiannya lagi menjadi dua, dan terus mengulanginya tanpa henti. Secara teoritis, jika Anda menjumlahkan seluruh potongan-potongan kecil tak terbatas itu, Anda hanya akan mendapatkan kembali satu lembar kertas utuh. Konsep menakjubkan inilah yang menjadi inti dari Deret Geometri Tak Hingga.
Dalam artikel ini, kita tidak hanya akan membahas rumus dasar, tetapi juga menyelami berbagai variasi contoh soal dan pembahasan mendalam untuk memastikan Anda menguasai materi ini sepenuhnya.
1. Konsep Inti: Konvergen vs Divergen
Deret geometri tak hingga adalah penjumlahan suku-suku pada barisan geometri ($U_1 + U_2 + U_3 + ...$) yang berlangsung terus-menerus. Perilaku hasil penjumlahan ini sepenuhnya bergantung pada Rasio ($r$).
Deret Divergen (Menyebar)
Deret divergen tidak mendekati nilai tertentu. Jumlahnya bisa membesar menuju tak hingga atau berosilasi tanpa henti. Ini terjadi jika rasio memenuhi syarat:
Syarat: $|r| \ge 1$
Deret Konvergen (Memusat)
Deret konvergen memiliki jumlah yang mendekati nilai limit tertentu yang terbatas. Meskipun suku-sukunya dijumlahkan selamanya, totalnya tidak akan pernah melewati batas angka tertentu. Ini hanya terjadi jika:
Syarat: $-1 < r < 1$
2. Variasi Contoh Soal & Pembahasan Detail
Mari kita bedah berbagai jenis soal yang sering muncul, mulai dari identifikasi dasar hingga soal cerita yang kompleks.
Kasus 1: Identifikasi Deret Divergen
Soal: Tentukan apakah deret $4 + 8 + 16 + 32 + ...$ memiliki jumlah tentu.
$a = 4$. Untuk mencari $r$, bagi suku kedua dengan suku pertama: $r = \frac{8}{4} = 2$.
Langkah 2: Cek Syarat KonvergensiApakah $-1 < r < 1$? Di sini, $r = 2$, yang nilainya lebih besar dari 1.
KesimpulanKarena $|r| \ge 1$, deret ini adalah Divergen. Deret ini akan terus membesar tanpa batas ($S_{\infty} = \infty$).
Kasus 2: Deret Konvergen Standar
Soal: Hitung jumlah tak hingga dari deret: $18 + 6 + 2 + \frac{2}{3} + ...$
$a = 18$. Rasio $r = \frac{6}{18} = \frac{1}{3}$.
Langkah 2: Verifikasi KonvergensiKarena $-1 < \frac{1}{3} < 1$, deret ini konvergen. Kita bisa menggunakan rumus $S_{\infty} = \frac{a}{1 - r}$.
Langkah 3: Perhitungan $$S_{\infty} = \frac{18}{1 - \frac{1}{3}} = \frac{18}{\frac{2}{3}}$$ $$S_{\infty} = 18 \times \frac{3}{2} = 9 \times 3 = 27$$ KesimpulanJumlah deret tersebut adalah 27.
Kasus 3: Tanda Berganti (Rasio Negatif)
Soal: Tentukan jumlah dari: $10 - 5 + 2.5 - 1.25 + ...$
$a = 10$. Rasio $r = \frac{-5}{10} = -0.5$ (atau $-\frac{1}{2}$).
Langkah 2: Verifikasi Konvergensi$| -0.5 | = 0.5$, nilainya kurang dari 1. Deret konvergen.
Langkah 3: Gunakan Rumus (Perhatikan Tanda!) $$S_{\infty} = \frac{a}{1 - r} = \frac{10}{1 - (-0.5)}$$ $$S_{\infty} = \frac{10}{1 + 0.5} = \frac{10}{1.5} = \frac{10}{\frac{3}{2}}$$ $$S_{\infty} = 10 \times \frac{2}{3} = \frac{20}{3} \approx 6.67$$Kasus 4: Aplikasi Dunia Nyata (Bola Memantul)
Soal: Sebuah bola dijatuhkan dari ketinggian 8 meter. Setiap kali memantul di lantai, bola mencapai ketinggian $\frac{1}{2}$ dari ketinggian sebelumnya. Berapakah panjang lintasan total bola sampai berhenti?
Bola bergerak turun dan naik. Perhatikan bahwa gerakan pertama hanya turun (saat dijatuhkan), tetapi pantulan selanjutnya terdiri dari Naik + Turun.
Metode: Pisahkan Lintasan Turun dan NaikLintasan Turun: $8 + 4 + 2 + 1 + ...$
($a=8, r=0.5$). Jumlah Turun = $\frac{8}{1-0.5} = \frac{8}{0.5} = 16$ m.
Lintasan Naik: Bola memantul pertama kali setinggi 4m, lalu 2m, dst. Jadi: $4 + 2 + 1 + ...$
($a=4, r=0.5$). Jumlah Naik = $\frac{4}{1-0.5} = \frac{4}{0.5} = 8$ m.
Total Jarak $$Total = Jumlah_{turun} + Jumlah_{naik} = 16 + 8 = 24 \text{ meter}$$3. Visualisasi: Mengisi Persegi Satuan
Mari kita buktikan secara visual bahwa $\frac{1}{2} + \frac{1}{4} + \frac{1}{8} + ... = 1$.
4. Penurunan Rumus Deret Tak Hingga
Dari mana datangnya rumus "ajaib" ini? Rumus ini diturunkan dari rumus jumlah deret geometri standar menggunakan konsep limit.
Jumlah $n$ suku pertama ($S_n$) adalah:
$$S_n = \frac{a(1 - r^n)}{1 - r}$$Untuk deret tak hingga, nilai $n$ mendekati tak terhingga ($n \to \infty$). Jika $-1 < r < 1$ (pecahan murni), maka jika dipangkatkan dengan bilangan yang sangat besar, hasilnya akan mendekati nol.
Contoh: $(0.5)^{1000} \approx 0$. Sehingga, $r^n \to 0$.
Substitusikan nilai ini ke dalam persamaan:
$$S_{\infty} = \lim_{n \to \infty} \frac{a(1 - 0)}{1 - r} = \frac{a}{1 - r}$$RUMUS AKHIR
$$S_{\infty} = \frac{a}{1 - r}$$Dimana $a$ adalah suku pertama dan $-1 < r < 1$
Kalkulator & Cek Konvergensi
Masukkan suku pertama ($a$) dan rasio ($r$) untuk menghitung jumlahnya.
5. Kuis: Uji Pemahaman Anda
Siap untuk tantangan? Sistem akan memberikan 5 soal acak dari bank soal kami. Anda akan mendapatkan umpan balik langsung untuk setiap jawaban.
Apakah Anda Siap?
Klik tombol di bawah untuk memulai kuis.
Glosarium
- Barisan Geometri
- Urutan bilangan di mana setiap suku diperoleh dengan mengalikan suku sebelumnya dengan bilangan tetap.
- Limit ($\lim$)
- Nilai pendekatan yang dituju oleh suatu fungsi atau barisan saat input mendekati nilai tertentu (misal: tak hingga).
- Rasio ($r$)
- Faktor pengali tetap antara dua suku yang berurutan.
Sumber Referensi
- Stewart, J. (2015). Calculus: Early Transcendentals (8th Edition). Cengage Learning.
- Varberg, D., Purcell, E. J., & Rigdon, S. E. (2010). Calculus (9th Edition). Prentice Hall.

