HARGA BBM NASIONAL TURUN!
Kabar gembira bagi masyarakat Indonesia. PT Pertamina (Persero) resmi melakukan penyesuaian harga Bahan Bakar Minyak (BBM) non-subsidi per 1 Februari 2026. Penurunan ini terjadi merata di berbagai wilayah, mulai dari Jawa, Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, hingga Papua.
Bagi mahasiswa dan civitas akademika Prodi Pendidikan Matematika, mari kita analisis data perubahan harga ini. Penurunan harga minyak mentah dunia dan stabilitas nilai tukar menjadi faktor utama dalam kalkulasi harga baru ini.
Cek Harga Wilayah Anda
Berikut adalah rincian harga BBM Non-Subsidi untuk wilayah Jawa Timur:
| Jenis BBM | Harga Baru (Rp) | Status |
|---|
*Harga Pertalite (Subsidi) tetap Rp 10.000 dan Solar (Subsidi) tetap Rp 6.800 di seluruh Indonesia (kecuali kebijakan khusus lokal). Sumber: Pertamina Patra Niaga (1 Feb 2026).
Analisis Matematis: Variasi Harga Regional
Harga BBM di Indonesia tidak seragam karena faktor Biaya Distribusi. Mari kita hitung selisih harga Pertamax antara wilayah dengan harga terendah (Jawa/Bali) dan wilayah distribusi khusus (Riau/Kalsel).
Misalkan $H_{Jawa}$ adalah harga Pertamax di Jawa dan $H_{Riau}$ adalah harga di Riau:
- $H_{Jawa} = 11.800$
- $H_{Riau} = 12.400$
Selisih persentase ($D\%$) dapat dihitung dengan persamaan:
$$D\% = \frac{|H_{Riau} - H_{Jawa}|}{H_{Jawa}} \times 100\%$$ $$D\% = \frac{12.400 - 11.800}{11.800} \times 100\% = \frac{600}{11.800} \times 100\% \approx 5,08\%$$Secara matematis, terdapat deviasi harga sekitar 5,08% antar wilayah akibat komponen biaya logistik.
Kalkulator Penghematan BBM
Hitung estimasi biaya pengisian full tank kendaraan Anda dengan harga baru ini.
Visualisasi Perbandingan Harga Regional
Grafik di bawah membandingkan harga BBM di wilayah yang Anda pilih saat ini:

