Mengenal Lebih Dalam Tipe Data Integer di Python
Dalam seri artikel sebelumnya, kita telah diperkenalkan pada tiga tipe data bilangan utama di Python. Sekarang, mari kita selami lebih dalam tipe data yang paling fundamental dan sering digunakan: Integer atau bilangan bulat. Tipe data ini adalah tulang punggung dari banyak operasi komputasi, mulai dari perhitungan sederhana hingga algoritma yang kompleks.
Integer di Python, yang direpresentasikan sebagai int, digunakan untuk semua bilangan yang tidak memiliki komponen desimal. Mari kita jelajahi karakteristik unik dan operasinya.
Karakteristik Utama Integer Python 💯
Tipe data int di Python memiliki satu fitur yang sangat istimewa, terutama jika dibandingkan dengan bahasa pemrograman lain:
Presisi Tak Terbatas (Unlimited Precision): Di banyak bahasa lain, integer memiliki nilai maksimum dan minimum yang terbatas (misalnya, dari -2,147,483,647 hingga 2,147,483,647). Namun, di Python 3, sebuah integer bisa menampung nilai sebesar apa pun, hanya dibatasi oleh memori yang tersedia di komputer Anda. Ini membuatnya sangat andal untuk kalkulasi matematis yang melibatkan bilangan yang sangat besar.
# Integer positif dan negatif standar
populasi = 1750000
suhu = -15
# Integer dengan nilai sangat besar
jarak_bintang = 123456789012345678901234567890
print(f"Jarak Bintang: {jarak_bintang}")
print(f"Tipe datanya: {type(jarak_bintang)}") Seperti yang terlihat, Python menangani bilangan yang sangat besar dengan mudah sebagai .
Operasi Aritmetika dengan Integer
Semua operator aritmetika standar dapat diterapkan pada integer. Namun, perhatikan bagaimana operasi pembagian bekerja.
- Operasi
+,-,*, dan**antara dua integer akan selalu menghasilkan integer. - Pembagian biasa (
/) antara dua integer akan selalu menghasilkanfloat, bahkan jika hasilnya adalah bilangan bulat. - Pembagian bulat (
//) digunakan untuk mendapatkan hasil pembagian dalam bentuk integer (dibulatkan ke bawah).
a = 20
b = 7
print(f"Penjumlahan: {a + b}") # Hasil: 27 (int)
print(f"Perkalian: {a * b}") # Hasil: 140 (int)
print(f"Pembagian Biasa: {a / b}") # Hasil: 2.857... (float)
print(f"Pembagian Bulat: {a // b}") # Hasil: 2 (int)
print(f"Sisa Bagi (Modulo): {a % b}")# Hasil: 6 (int)Representasi Bilangan dalam Basis Lain 💻
Selain sistem desimal (basis 10) yang kita gunakan sehari-hari, Python juga memahami representasi bilangan dalam basis lain yang umum dalam ilmu komputer: biner (basis 2), oktal (basis 8), dan heksadesimal (basis 16).
Anda dapat mendefinisikan integer menggunakan awalan khusus:
- Biner: Awalan
0batau0B - Oktal: Awalan
0oatau0O - Heksadesimal: Awalan
0xatau0X
Meskipun didefinisikan dalam basis yang berbeda, Python akan menyimpannya sebagai integer basis 10 biasa.
bil_biner = 0b1010 # (1*8 + 0*4 + 1*2 + 0*1)
bil_oktal = 0o12 # (1*8 + 2*1)
bil_heksa = 0xA # (10)
print(f"Biner 0b1010 dalam desimal adalah: {bil_biner}")
print(f"Oktal 0o12 dalam desimal adalah: {bil_oktal}")
print(f"Heksadesimal 0xA dalam desimal adalah: {bil_heksa}")
# Sebaliknya, kita bisa mengubah desimal ke basis lain
angka_desimal = 10
print(f"10 dalam biner: {bin(angka_desimal)}") # Output: 0b1010
print(f"10 dalam oktal: {oct(angka_desimal)}") # Output: 0o12
print(f"10 dalam heksa: {hex(angka_desimal)}") # Output: 0xaKesimpulan
Tipe data Integer di Python lebih dari sekadar bilangan bulat biasa. Dengan fitur presisi tak terbatas dan dukungan untuk berbagai sistem basis bilangan, int menjadi alat yang sangat fleksibel dan kuat. Memahami perilakunya, terutama saat operasi pembagian, adalah kunci untuk menulis kode matematis yang akurat dan bebas dari error yang tidak terduga.

