Pengenalan Tkinter: Membuat Aplikasi Desktop dengan Python
Selama ini, program-program yang kita buat berjalan di terminal atau konsol dengan antarmuka berbasis teks. Namun, sebagian besar aplikasi yang kita gunakan sehari-hari memiliki antarmuka grafis yang visual—lengkap dengan jendela, tombol, menu, dan kotak teks. Antarmuka ini dikenal sebagai GUI (Graphical User Interface).
Bagaimana cara membuatnya dengan Python? Jawabannya adalah dengan menggunakan sebuah library GUI. Python memiliki satu library standar yang sudah terinstal secara otomatis, menjadikannya pilihan sempurna bagi pemula: Tkinter. Mari kita pelajari dasar-dasar untuk membuat aplikasi desktop pertama Anda.
Konsep Dasar Tkinter 🖼️
Setiap aplikasi Tkinter dibangun di atas tiga konsep utama:
- Jendela Utama (Root Window): Ini adalah jendela dasar dari aplikasi Anda, yang bertindak sebagai wadah untuk semua elemen lainnya. Anggap saja ini seperti kanvas lukisan Anda.
- Widget: Ini adalah elemen-elemen yang Anda letakkan di dalam jendela utama, seperti tombol (
Button), label teks (Label), kotak input (Entry), dan lain-lain. Ini adalah "cat" dan "kuas" yang Anda gunakan di atas kanvas. - Event Loop (Perulangan Acara): Ini adalah sebuah proses yang terus berjalan di latar belakang untuk "mendengarkan" interaksi pengguna (seperti klik mouse atau penekanan tombol) dan menjaga agar jendela tetap tampil. Proses ini dimulai dengan memanggil
mainloop().
Membuat Jendela Pertama Anda
Mari kita buat program Tkinter paling sederhana yang hanya menampilkan sebuah jendela dengan tulisan "Halo, Tkinter!".
import tkinter as tk
# 1. Membuat jendela utama
jendela = tk.Tk()
jendela.title("Program Pertamaku")
# 2. Membuat widget (sebuah label teks)
label_salam = tk.Label(jendela, text="Halo, Tkinter!")
# 3. Menampilkan widget di jendela
label_salam.pack()
# 4. Memulai event loop
jendela.mainloop() Jika Anda menjalankan kode di atas, sebuah jendela kecil akan muncul di layar Anda dengan teks tersebut. Perintah .pack() adalah cara paling sederhana untuk menempatkan widget di dalam jendela.
Studi Kasus: Kalkulator Penjumlahan Sederhana
Sekarang mari kita buat sesuatu yang lebih interaktif: sebuah kalkulator yang bisa menjumlahkan dua bilangan. Program ini akan menggunakan widget Label, Entry (kotak input), dan Button.
import tkinter as tk
# --- FUNGSI LOGIKA ---
def hitung_jumlah():
try:
bil1 = float(entry_bil1.get())
bil2 = float(entry_bil2.get())
hasil = bil1 + bil2
label_hasil.config(text=f"Hasil: {hasil}")
except ValueError:
label_hasil.config(text="Error: Masukkan bilangan!")
# --- SETUP JENDELA UTAMA ---
jendela = tk.Tk()
jendela.title("Kalkulator Jumlah")
jendela.geometry("300x200") # Mengatur ukuran jendela
# --- WIDGET UNTUK BILANGAN PERTAMA ---
label_bil1 = tk.Label(jendela, text="Bilangan Pertama:")
label_bil1.pack()
entry_bil1 = tk.Entry(jendela)
entry_bil1.pack()
# --- WIDGET UNTUK BILANGAN KEDUA ---
label_bil2 = tk.Label(jendela, text="Bilangan Kedua:")
label_bil2.pack()
entry_bil2 = tk.Entry(jendela)
entry_bil2.pack()
# --- TOMBOL DAN LABEL HASIL ---
tombol_hitung = tk.Button(jendela, text="Jumlahkan", command=hitung_jumlah)
tombol_hitung.pack(pady=10) # pady memberi sedikit jarak vertikal
label_hasil = tk.Label(jendela, text="Hasil: ")
label_hasil.pack()
# --- MEMULAI APLIKASI ---
jendela.mainloop()Kesimpulan
Anda baru saja mempelajari betapa mudahnya membuat dasar-dasar aplikasi desktop dengan Tkinter di Python. Dengan memahami konsep jendela utama, widget, dan event loop, Anda dapat mulai membangun berbagai macam aplikasi sederhana. Dari sini, Anda bisa bereksplorasi lebih jauh dengan widget-widget lain dan sistem layout yang lebih canggih seperti .grid() atau .place() untuk menciptakan antarmuka yang lebih kompleks dan fungsional.

