Dasar-Dasar Teori Himpunan: Memahami Notasi Diagram Venn
Teori himpunan adalah bahasa fundamental dalam matematika yang digunakan untuk mengelompokkan objek. Salah satu cara paling intuitif untuk memvisualisasikan hubungan antar himpunan adalah melalui Diagram Venn. Diagram ini menunjukkan semua kemungkinan hubungan logis antara koleksi himpunan yang berbeda. Memahami notasi yang terkait sangat penting untuk menguasai logika dan himpunan.
Membedah Notasi Operasi Himpunan notations
Berdasarkan diagram Venn standar, berikut adalah penjelasan untuk setiap notasi operasi himpunan:
- U (Himpunan Semesta): Direpresentasikan oleh persegi panjang. Ini adalah himpunan yang berisi *semua* elemen yang sedang dipertimbangkan.
- A atau B: Direpresentasikan oleh lingkaran. Ini adalah himpunan bagian dari U.
- A ∩ B (Irisan A dan B): Area di mana lingkaran A dan B tumpang tindih. Ini berisi elemen yang merupakan anggota A DAN B.
- A ∪ B (Gabungan A dan B): Seluruh area yang dicakup oleh kedua lingkaran A dan B. Ini berisi elemen yang merupakan anggota A ATAU B (atau keduanya).
- A - B (Selisih A dan B): Area lingkaran A yang TIDAK tumpang tindih dengan B. Ini adalah elemen di A tetapi bukan di B.
- B - A (Selisih B dan A): Area lingkaran B yang TIDAK tumpang tindih dengan A.
- A' (Komplemen A): Seluruh area di dalam persegi panjang (U) yang berada DI LUAR lingkaran A.
Visualisasi Interaktif
Gunakan applet GeoGebra berikut untuk menguji pemahaman Anda. Klik pada bagian-bagian diagram untuk menemukan setiap himpunan dalam daftar.
Keywords: Teori Himpunan, Diagram Venn, Notasi Himpunan, Irisan, Gabungan, Komplemen, Selisih Himpunan, Matematika Logika.

