Panduan Lengkap Anti Turunan (Integral Tak Tentu)
Dalam kalkulus, kita sering kali dihadapkan pada pertanyaan: "Jika saya mengetahui seberapa cepat sesuatu berubah, bisakah saya mengetahui berapa jumlah aslinya?" Ini adalah inti dari Anti Turunan. Jika turunan (derivatif) memberi kita kemiringan garis singgung atau laju perubahan sesaat, maka anti turunan adalah proses kebalikannya: merekonstruksi fungsi asli dari laju perubahannya.
Definisi Formal Anti Turunan
Sebuah fungsi
Secara matematis, kita menuliskan hubungan ini menggunakan simbol integral (
: Tanda integral. : Integran (fungsi yang diintegralkan). : Diferensial x, menunjukkan variabel integrasi. : Fungsi hasil integral (anti turunan). : Konstanta integrasi (sebarang bilangan real).
Mengapa Harus Ada "+ C"?
Perhatikan fungsi
Visualisasi Interaktif: Keluarga Anti Turunan
Eksperimen di bawah ini menunjukkan grafik dari anti turunan
Persamaan saat ini:
Rumus Dasar Anti Turunan (Aturan Pangkat)
Untuk setiap bilangan real
Bukti Aturan Pangkat ( )
Untuk membuktikan rumus di atas, kita cukup mendiferensiasikan (menurunkan) ruas kanan. Jika hasilnya sama dengan integran (
Turunkan
Menggunakan aturan konstanta dan aturan pangkat turunan:
Terbukti bahwa
Kasus Sederhana: Jika
Sebagai contoh penerapan langsung dari aturan pangkat, mari kita lihat kasus saat
Bukti:
Kita uji kebenaran hasil di atas dengan menurunkannya kembali.
Turunkan
Karena hasil turunannya kembali menjadi
Kasus Khusus: Jika
Anda mungkin bertanya, mengapa rumus pangkat di atas memiliki syarat
Untuk kasus
Bukti untuk Kasus
Kita perlu membuktikan bahwa turunan dari
Kasus 1:
Maka
Kasus 2:
Maka
Karena untuk kedua kasus hasilnya adalah
Contoh Penerapan:
Carilah integral dari
Jawab:
Anti Turunan Fungsi Trigonometri Dasar
Mengingat kembali turunan fungsi trigonometri, kita dapat menyimpulkan integral berikut:
Aplikasi dalam Kehidupan Nyata
Salah satu aplikasi paling nyata dari anti turunan adalah dalam fisika gerak. Jika kita mengetahui fungsi kecepatan
Misalnya, sebuah bola dilempar ke atas dengan kecepatan awal. Gravitasi memberikan percepatan negatif konstan. Dengan menggunakan anti turunan dua kali (dari percepatan ke kecepatan, lalu kecepatan ke posisi), kita dapat memprediksi ketinggian bola di setiap detik.
Glosarium
Referensi Materi
- Varberg, D., Purcell, E. J., & Rigdon, S. E. (2007). Calculus (9th ed.). Prentice Hall.
- Stewart, J. (2015). Calculus: Early Transcendentals (8th ed.). Cengage Learning.
- Anton, H., Bivens, I. C., & Davis, S. (2012). Calculus (10th ed.). Wiley.

