Dalam analisis statistika, data mentah (raw data) seringkali tidak memberikan informasi yang bermakna secara langsung. Untuk menarik kesimpulan yang valid, data tersebut harus diorganisir dan disajikan secara sistematis. Artikel ini akan membahas secara mendalam tiga teknik utama visualisasi data kuantitatif berkelompok: Histogram, Poligon Frekuensi, dan Ogive.
1. Konstruksi Tabel Distribusi Frekuensi
Sebelum membuat grafik, langkah fundamental yang harus dilakukan adalah menyusun Tabel Distribusi Frekuensi (TDF). TDF mengubah data tunggal yang tersebar menjadi data kelompok yang terstruktur. Proses ini menggunakan aturan empiris yang dikenal sebagai Aturan Sturges.
Algoritma Penyusunan Kelas Interval
- Menentukan Jangkauan (Range/R): Selisih antara data terbesar (
) dan data terkecil ( ). - Menentukan Banyak Kelas (
): Menggunakan rumus Sturges, di mana adalah jumlah data. Hasil selalu dibulatkan ke atas. - Menentukan Panjang Kelas (
atau ):
Catatan: Panjang kelas disarankan dibulatkan ke atas agar seluruh data tercakup dalam interval.
2. Histogram: Representasi Luas Daerah
Histogram adalah grafik batang vertikal yang digunakan untuk menyajikan distribusi frekuensi dari data kuantitatif kontinu. Berbeda dengan diagram batang (bar chart) yang digunakan untuk data kualitatif dan memiliki celah antar batang, batang-batang pada histogram saling berimpit (tanpa celah).
Hal ini merepresentasikan sifat kontinuitas data; di mana batas atas suatu kelas interval bertemu langsung dengan batas bawah kelas berikutnya.
- Sumbu Horizontal (X): Menggunakan Tepi Kelas (Class Boundaries), bukan batas kelas. Tepi kelas menjamin kontinuitas.
Tepi Bawah ( ) = Batas Bawah - 0,5
Tepi Atas ( ) = Batas Atas + 0,5 - Sumbu Vertikal (Y): Menunjukkan frekuensi absolut.
- Interpretasi: Luas setiap persegi panjang sebanding dengan frekuensi kelas tersebut (jika lebar kelas seragam).
3. Poligon Distribusi Frekuensi
Poligon frekuensi adalah grafik garis yang menghubungkan Titik Tengah (
Rumus Titik Tengah:
Agar poligon membentuk kurva tertutup dan menyentuh sumbu horizontal, biasanya ditambahkan satu kelas imajiner dengan frekuensi nol sebelum kelas pertama dan sesudah kelas terakhir.
4. Ogive: Grafik Frekuensi Kumulatif
Ogive (dibaca: oh-jive) adalah kurva mulus yang menyajikan frekuensi kumulatif. Grafik ini sangat berguna untuk menentukan letak nilai tertentu (kuartil, desil, persentil) secara grafis. Terdapat dua jenis Ogive:
| Jenis | Basis Data | Plotting Sumbu X | Karakteristik |
|---|---|---|---|
| Ogive Positif | Frekuensi Kumulatif "Kurang Dari" ( |
Tepi Atas Kelas ( |
Kurva Selalu Naik |
| Ogive Negatif | Frekuensi Kumulatif "Lebih Dari" ( |
Tepi Bawah Kelas ( |
Kurva Selalu Turun |
Laboratorium Data Interaktif
Berikut adalah simulasi penyajian data nilai ujian statistika. Pelajari data pada tabel di bawah ini, kemudian gunakan tombol untuk memvisualisasikannya ke dalam berbagai bentuk grafik.
Data Hasil Ujian Statistika ( )
| Interval Kelas | Tepi Kelas ( |
Titik Tengah ( |
Frekuensi ( |
F. Kum ( |
|---|---|---|---|---|
| 51 - 60 | 50.5 - 60.5 | 55.5 | 5 | 5 |
| 61 - 70 | 60.5 - 70.5 | 65.5 | 12 | 17 |
| 71 - 80 | 70.5 - 80.5 | 75.5 | 25 | 42 |
| 81 - 90 | 80.5 - 90.5 | 85.5 | 22 | 64 |
| 91 - 100 | 90.5 - 100.5 | 95.5 | 16 | 80 |
Pilih Model Visualisasi:
Glosarium Penting
- Data Kontinu
- Data yang nilainya menempati rangkaian titik yang tak terputus dalam suatu interval tertentu (misal: tinggi badan, berat badan).
- Interval Kelas
- Rentang nilai yang membagi data menjadi beberapa kelompok (misal: 60-65).
- Tepi Kelas (Class Boundary)
- Nilai batas yang sesungguhnya antar kelas interval, diperoleh dengan mengurangi 0,5 pada batas bawah dan menambah 0,5 pada batas atas (untuk data satuan).
- Monotonik
- Sifat grafik yang terus naik (pada Ogive Positif) atau terus turun (pada Ogive Negatif) tanpa pernah berbalik arah.
Referensi Akademik
- Sudjana. (2005). Metoda Statistika. Bandung: Tarsito.
- Triola, M. F. (2018). Elementary Statistics (13th ed.). Pearson Education.
- Walpole, R. E., et al. (2011). Probability & Statistics for Engineers & Scientists (9th ed.). Boston: Prentice Hall.

